Minggu, 05 Agustus 2012


TRADING DENGAN CANDLESTICK

Pada pembahasan kali ini, penulis yang newbie ini akan membahas trading dengan hanya melihat candlestick tanpe melibatkan indikator sebab Candlestick bukan termasuk indikator. Ia termasuk dalam jenis chart. Trading jenis ini dinamakan Naked Trading karena fokus kita hanya melihat formasi CS yang terbentuk kemudian Open Posisi dan Close posisi saat tanda pembalikan (Reversal) Muncul.


Untuk Dasar CS silahkan lihat Bab Jenis/Style Chart dari Blog ini. Di Tulisan kali ini Newbie ini hanya membahas bentuk, Formasi dan Cara trading dengan Candle stik. Pembahasan Di fokuskaan pada bentuk berdasarkan klasifikasi Signal Pembalikan Arah Utama, Signal Pembalikan Arah Sekunder, dan Signal Continuation (Tanda Melanjutkan Trend).
A. Signal Pembalikan Utama. 
Maksudnya adalah apabia bentuk atau pola ini muncul maka kemungkinan akan terjadi pembalikan arah harga mulai dari munculnya bentuk atau formasi tadi..
1.  Doji.
         Doji menyatakan harga waktu pembukaan dan penutupan SAMA atau sangat dekat. Apabila Doji muncul maka ia menandakan perhatian bahwa pembalikan arah akan segera terjadi.
Bentuk doji adalah :
a). Star Doji: Doji yang menandakan bahwa para pembeli dan penjual sama sama kuat sehingga harga Open dan Close  sama atau sangat dekat. Hal ini menandakan tidak ada yang menang dan ini berarti Pasar lagi bingung. Sebaiknya tidak melakukan apa-apa pada saat dia muncul. Cukup sebagai tanda awas. sebab harga bisa naik dan turun setelahnya.
b). Dragon Fly Doji. Bentuk ini menyatakan Bahwa awalnya penjual (Bear)  menang terbukti dengan panjangnya shadow ke bawah. namun di akhir trading Pembeli masuk dan membalik harga ke atas hingga Close sama atau hampir dengan Open. Apa bila ia berada di puncak trend maka ia serupa dengan Hanging Man yang berarti akan terjadi pembalikan arah ke bawah. Namun Bila ia berada di Dasar Trend maka Ia serupa dengan hammer yang berarti akan terjadi pembalikan arah ke atas.
c). Grave Stone Doji : Merupakan kejadian yang berbalikan dengan Dragon fly doji. Di sini Para penjual yang mampu membalikkan keadaan. Apabila Grave Stone Doji berada dipuncak trend maka ia serupa dengan Shooting Star yang berarti akan terjadipembalikan arah menuju ke bawah. Bila ia hadir di dasar trend maka ia serupa dengan Inverted hammer yang berarti harga aan berbalik ke atas.

d). Long Legged Doji : bentuk ini menandakan bahwa penjual (Bear) dan pembeli (Bull) sama sama kuat sehingga tidak ada yang menang. Pada saat ini keadaan bingung jadi sebaiknya tunggu.


2. Engulfing : 
    Syarat Terdiri dari 2 CS, Kedua CS berbeda warna. CS1 (kiri) 
    lebih kecil dari CS2. Body CS2 menelan Body CS1. Simpulannya 
    : CS yang terakhir yang menang.  Lihat gambar di bawah :
    Gambar berikut adalah Bearish Engulfing yang berarti harga 
    akan berbalik turun setelahnya.
    Berikutnya adalah contoh Bullish Engulfing yang berarti harga
    akan naik setelahnya. 

3. Hammer dan Hanging Man
    Hammer dan Hanging Man sama-sama memiliki body yang kecil dan Shadow bawah yang panjang. Bedanya adalah Hammer berwarna putih dan Hanging Man berwarna hitam. Hammer muncul di dasar Down Trend (trend turun) sedangkan Hanging Man mucu di Puncak Up Trend (trend naik). Hammer menandakan harga akan naik sedangkan hangingman menandakan harga akan turun.
4. Piercing Pattern dan Dark Cloud Pattern.
    Piercing Pattern : Candle pertama hitam, kedua putih.Yang putih
     open lebih rendah dari hitam. Putih close melewati 50% dari 
     hitam. Ia muncul di Akhir sebuah Trend Turun. hasilnya Trend 
     akan Naik.

     Dark Cloud Pattern adalah  Candle pertama putih, kedua 
     hitam.Yang hitam open lebih tinggi dari putih. Hitam close 

     melewati 50% dari putih. Ia muncul di Akhir sebuah Trend Naik. 
     hasilnya Trend akan Turun.

5. Harami.
     Bentuk Harami adalah 2 Candle. Candle ke-2 lebih kecil dari candle pertama.
     Bullish Harami adalah Trend sebelumnya TURUN. Candle Pertama Hitam. Candle kedua putih. Candle ke 2 lebih kecil dari candle pertama. Candle ke-2 Open dekat dengan Close Candle ke-1. Kuat kemungkinan setelahnya akan terjadi trend naik.

   Bearish Harami adalah Trend sebelumnya NAIK. Candle Pertama Putih. Candle kedua Hitam. Candle ke 2 lebih kecil dari candle pertama. Candle ke-2 Open dekat dengan Close Candle ke-1. Kuat kemungkinan setelahnya akan terjadi trend TURUN.

6. Morning Star dan Evening Star
    Morning dan Evening Star terdiri dari 3 Candle. Candle ke-3 
    Close melewati 50% dari bentuk pertama.
    Morning star berada di Dasar Trend Turun. Apabila muncul maka 
    akan terjadi pembalikan arah ke atas.

      Evening star berada di Puncak Trend Naik. Apabila muncul 
    maka akan terjadi pembalikan arah ke bawah.


7. Kickers.
    Terdiri dari 2 Candle. Candle 1 Close dan 2 Open di titik harga 
    yang sama tetapi bentuk body berbeda sehingga arah berlawanan.
    Bullish Bearish berada di Puncak Trend dan selanjutnya arah 
    akan berbalik. Bullish Kicker ada di dasar trend dan selanjutnya 
    harga kemungkinan akan bergerak naik.

9. Shooting Star dan Inverted Hammer
    Shooting Star dan Inverted Hammer adalah Candle 1 bentuk saja.
    SS berada di puncak trend, panjang shadow lebih dari 2x body. 
    Warna tidak masalah, Selanjutnya trend akan berbalik menjadi 
    turun.

    Inverted Hammer berada di dasar trend, panjang shadow lebih 
    dari 2x body. Warna tidak masalah, Selanjutnya trend akan 
    berbalik menjadi naik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar